SINERGI KKN 36 UIN SUNAN AMPEL SURABAYA DAN PEMERINTAH DESA JURUREJO: WUJUDKAN PROGRAM BANK SAMPAH BERBASIS MASYARAKAT
Jururejo.desa.id,– Pemerintah Desa Jururejo bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 36 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya terus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang lingkungan.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Desa Jururejo, Kepala Desa Jururejo, , menyampaikan komitmennya untuk bersinergi bersama mahasiswa KKN dalam mewujudkan program bank sampah yang akan menjadi salah satu inovasi pengelolaan lingkungan di desa tersebut.
Ia menjelaskan bahwa program bank sampah direncanakan akan ditempatkan di wilayah RT 03 RW 09 Dusun Padas, dengan memanfaatkan gedung bekas Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Jururejo yang sudah lama tidak difungsikan. Pemanfaatan kembali bangunan tersebut diharapkan dapat menjadi solusi efektif sekaligus menghidupkan kembali aset desa agar lebih produktif.
“Kami mendukung penuh inisiatif mahasiswa KKN yang ingin mengembangkan bank sampah di Desa Jururejo. Ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga tentang edukasi dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, mahasiswa KKN 36 UINSA Surabaya turut memberikan pemaparan terkait teknis pelaksanaan program bank sampah. Mereka menjelaskan pentingnya regulasi pengelolaan sampah, sistem pencatatan, hingga mekanisme penggunaan buku tabungan sampah yang akan diterapkan kepada masyarakat sebagai bentuk edukasi pengelolaan ekonomi berbasis lingkungan.
Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sejak dari rumah, sekaligus memberikan nilai ekonomi dari hasil pengumpulan sampah yang dikelola secara terstruktur.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah desa dan mahasiswa KKN, Desa Jururejo diharapkan dapat menjadi contoh desa yang mampu mengintegrasikan kepedulian lingkungan dengan inovasi pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular.