Jururejo.desa.id, – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 36 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya melaksanakan kegiatan pendampingan Jumantik (Juru Pemantau Jentik) bersama kader Jumantik dan kader Posyandu Dusun Pandansari Selatan, Desa Jururejo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi, pada Jumat, 3 Juli 2026.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa KKN terhadap upaya pencegahan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui pemantauan kebersihan lingkungan dan pemeriksaan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk. Sebanyak 16 mahasiswa KKN 36 UINSA Surabaya turut berpartisipasi dalam kegiatan bersama ibu-ibu kader Jumantik dan Posyandu Dusun Pandansari Selatan.
Pendampingan Jumantik dilaksanakan di wilayah RT 002 RW 008 Dusun Pandansari Selatan dengan melakukan pemeriksaan ke 34 rumah warga. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa bersama kader melakukan pengecekan tempat penampungan air, memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, serta mengajak warga untuk rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN menjadi pengalaman tersendiri karena dapat berinteraksi langsung dengan warga serta ikut mendukung program kesehatan yang telah berjalan di tingkat dusun.
Salah satu mahasiswa KKN 36 UINSA Surabaya, Debora Fany, menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan Jumantik memberikan pengalaman yang berkesan karena mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan kader setempat.
"Kegiatan hari ini sangat menyenangkan, didampingi ibu-ibu yang ramah-ramah dan sambutan masyarakat yang hangat dan bersahabat," ujar Debora Fany.
Melalui kegiatan pendampingan ini, mahasiswa KKN 36 UINSA Surabaya berharap dapat terus berkontribusi dalam kegiatan masyarakat Desa Jururejo, khususnya dalam bidang kesehatan lingkungan. Sinergi antara mahasiswa, kader kesehatan, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan bebas dari ancaman penyakit.