Jururejo.desa.id, Jururejo, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi – Pemerintah Desa Jururejo melaksanakan kegiatan Rembug Stunting Desa pada hari Selasa, 04 September 2026 bertempat di Kantor Desa Jururejo. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dihadiri oleh seluruh kader PKK dan kader Posyandu Desa Jururejo serta didampingi oleh Bidan Desa. Rembug stunting ini menjadi forum penting dalam melakukan evaluasi, koordinasi, dan penyusunan langkah strategis dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Desa Jururejo.
Kegiatan tersebut menghadirkan Eko Fahrudin selaku narasumber sekaligus Pendamping Desa. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa tujuan utama pelaksanaan rembug stunting adalah memastikan pemutakhiran dan validasi data benar-benar dilakukan dengan baik sebagai persiapan program tahun 2027. Hal tersebut dilakukan agar tidak ada sasaran yang terlewatkan dalam pendataan maupun pemberian intervensi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Rembug stunting ini harus benar-benar dilaksanakan dengan melakukan update data, terutama untuk persiapan tahun 2027 agar tidak ada yang terlewatkan,” ujar Eko Fahrudin dalam penyampaiannya.
Sementara itu, Partini selaku penanggung jawab kegiatan Desa Jururejo menyampaikan pentingnya proses input dan pembaruan data stunting secara berkala. Menurutnya, data yang akurat menjadi dasar dalam menentukan program dan langkah penanganan yang tepat sehingga upaya pencegahan dan penurunan stunting dapat berjalan maksimal.
Bidan Desa Jururejo dalam kesempatan tersebut menyampaikan perkembangan positif terkait penurunan angka stunting di Desa Jururejo. Berdasarkan data yang ada, jumlah anak yang mengalami stunting mengalami penurunan dari sebelumnya 23 anak pada tahun 2025 menjadi 15 anak 2026. Capaian tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Desa, kader PKK, kader Posyandu, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pendampingan keluarga.
Selain pembahasan data stunting, kegiatan juga menyampaikan berbagai program pendukung lainnya, di antaranya pelaksanaan Pos Gizi Desa, pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) lokal bagi 9 anak selama 60 hari, serta program Kelas Ibu Hamil. Program-program tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak serta mencegah terjadinya stunting sejak dini.
Melalui kegiatan Rembug Stunting ini, Pemerintah Desa Jururejo berharap sinergi antara pemerintah desa, kader kesehatan, pendamping desa, dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Dengan data yang akurat dan program yang tepat sasaran, upaya mewujudkan generasi Desa Jururejo yang sehat, tumbuh optimal, dan berkualitas dapat terus ditingkatkan.